“Rocker juga manusia! Punya rasa, punya hati” begitulah sepenggal kata reff untuk lagu sebuah band asal bandung,yupz Serieus, sebuah band yang dulu pernah divokali oleh candil. Tapi menurut ku ada makhluk yang lebih dari manusia, yes! Emak ato ibu menurutku labih dari manusia . Dia (emak’ku–red) gak Cuma punya rasa dan hati, tapi dia juga punya rasa sayang n cinta kepada suami n anak-anaknya, punya uang walau gak terlalu banyak, punya waktu buat keluarganya, dan juga punya hutang,hahaha ;D
Dalam rangka memperingati The Mother’s Day ato lebih dikenal Hari Ibu, penulis blog tolol nan ganteng ini (si prima) mempersembahkan postingan tentang ibu, ibu-ku tepatnya (ya iyalah masa’ ibu tetangga !!) dalam blog-ku ibu, aku panggil dengan sebutan si ibu.
Okey, si ibu lahir 50 tahun silam,tepat tanggal 30 september, Pasangan Alm. Mayor AD Imam Soedarwan dan Alm. Mawar Sunarti (eyang),memberi nama Septa Swandini kepada si ibu. Anak ketiga dari sembilan bersaudara (banyak juga ya anaknya eyangku,mungkin pada saat itu yang berlaku program banyak anak banyak rejeki juga banyk tanggungan, bukan program KB ;p) ini lahir di Surabaya dan kemudian tumbuh dan berkembang di madiun.
Pada tahun 1984,ibuku telah resmi menjadi istri si bapak,, mungkin si bapak cengengesan kegirangan sampe jungkir balik dan kemudian break dance begitu lamarannya diterima dan nikah dengan si ibu,hehehe.. Perjuangan seorang istri sudah tertanam sejak menikah dengan si bapak, karena si bapak sering dinas keluar kota,jadi si ibu dengan sangat sabar menjalani hidupnya,, (luar biasa 1). Dua tahun kemudian,dengan izin Yang Diatas, si ibu dan si bapak memproduksi aku,dan kemudian melahirkan aku,sehingga aku bisa muncul di dunia, bisa menambah jumlah penduduk Indonesia dan bisa menambah persaingan bagi orang ganteng ;p. Kata si ibu dan berbagai sumber,aku orangnya rewel banget ketika aku bayi,suka mbangunin ibu di tengah malem,susah makan, godain cewek cantik dll, mungkin kalo bukan anaknya sudah dibanting tuh bayi. (luar biasa 2). Setahun kemudian si ibu melahirkan adek-ku (luar biasa 3). Perjuangan si ibu gak sampe di situ aja, Si ibu harus bertanggung jawab atas perkembanganku n adek-ku, dan akhirnya dengan kemampuanku yang pas-pasan! Aku n adek-ku bisa gede sampe sekarang,dan gak pernah bikin masalah (luar biasa 4). Keluargaku pernah dilanda masalah financial yang cukup serius, ibarat Negara mengalami krisis moneter, dimana mata uang Negara tersebut anjlok dibanding dengan nilai mata uang Negara laen,uopo iku !!hehe tapi si ibu menghadapi dengan sangat sabar dan bijak (luar biasa 5).
Sekarang aku jarang ketemu si ibu, soalnya si ibu berdomisili di solo. Merindukan si ibu sangat sering aku alami, tapi komunikasi tetep berjalan dengan lancar,hehehe.. bahkan aku memajang foto si ibu di kamar n dompet,buat tombo kangen . Oleh karena itu janganlah kau sia-siakan orang ibu kamu, berbaktilah sama ibu kamu (bukan kerja bakti!!) obsesi terbesarku adalah bisa menaikkan haji si ibu dan si bapak,amien…..
Thanks mom..
Mom I love u so.. Olip I love u so.. (Lha??)

2 tanggapan kepada “Emak lebih dari manusia”
Gio
Januari 15th, 2010 pukul 09:29
Hey, ini persis banget sama judul tulisannya dewi lestari di dee’s idea! tapi bagus kok blognya. Lucu..!
primacobacoba
Januari 15th, 2010 pukul 23:39
lo iya ta?thankz..
tapi aku bukan plagiat lo,bahkan aku gak tau bentuk blognya dewi lestari ;p